Search This Blog

Loading...

Pages

June 6, 2012

Aku adalah pemimpin semua manusia pada hari Kiamat


Rasulullah s.a.w bersabda: "Aku adalah pemimpin semua manusia pada hari Kiamat. Apakah kamu tahu apa sebabnya demikian itu?" Allah mengumpulkan semua manusia baik yang terdahulu maupun yang terkemudian di satu tanah. Mereka mendengar pemanggil, sedangkan pandangan mereka menembus: Matahari dekat dari mereka. Lalu kesusahan dan kesulitan menimpa orang-orang sampai batas mereka tidak mampu lagi menanggung bebannya. Maka sebahagian mereka berkata kepada yang lain: "Apakah kamu tidak tahu apa yang telah menimpa mu? Apakah kamu tidak berpendapat siapa yang dapat memohonkan syafaat bagi mu kepada Tuhan mu?"

Maka sebahagian mereka berkata kepada sebahagian yang lain: "Pergilah menghadap Adam!". Mereka datang menghadap Adam seraya berkata: "Kamu adalah bapa manusia, Allah menciptakanmu dengan kekuasaanNya, meniupmu dengan ruhNya dan memerintah para malaikat lalu mereka bersujud kepada mu, mohonkan syafaat bagi kami dari Tuhan mu. Apakah kamu melihat apa yang menimpa kami?" Lalu Adam menjawab mereka: "Sesungguhnya Tuhan ku benar-benar marah yang Dia belum pernah marah sebelumnya seperti marahnya hari ini, dan Dia tidak akan marah sesudahnya seperti marahnya hari ini. Kerana Dia telah melarang ku dari satu pohon tapi aku mendurhakaiNya, diri ku, diri ku, diri ku, pergilah pada selain aku pergilah kepada Nuh!"

Lalu mereka datang menghadap Nuh dan mereka berkata: "Wahai Nuh, kamu Rasul yang pertama ke penduduk bumi dan Allah telah menyebutmu hamba yang banyak bersyukur, mohonkan syafaat bagi kami kepada Tuhan mu. Apakah kamu tidak melihat keadaan kami dan apakah kamu tidak melihat apa yang telah menimpa kami?" Nuh menjawab kepada mereka: "Sesungguhnya Tuhan ku benar-benar marah pada hari ini yang Dia belum pernah marah sebelumnya seperti marahnya pada hari ini dan tidak akan marah sesudahnya seperti marahnya pada hari ini. Sesungguhnya aku pernah mempunyai doa yang mencelakakan atas kaum ku. Diri ku, diri ku, diri ku, pergilah kepada selain ku, pergilah kepada Ibrahim!".

Lalu mereka datangi Ibrahim dan berkata: "Hai Ibrahim kamu adalah Nabi Allah dan kekasihNya dari penduduk bumi, mohonkan syafaat bagi kami kepada Tuhan mu. Apakah kamu tidak melihat keadaan kami ini". Dia menjawab: "Sesungguhnya Tuhan ku benar-benar marah yang belum pernah marah sebelumnya seperti marahnya pada hari ini, dan sesudahnya. Dia tidak akan marah seperti marahnya pada hari ini. Sesungguhnya aku telah berdusta tiga kali". Diri ku, diri ku, diri ku pergilah keselain ku pergilah kepada Musa".

Lalu mereka mendatangi Musa dan berkata: "Hai Musa, kamu adalah utusan Allah, Allah telah melebihkan kamu dengan risalah dan kalamNya atas orang-orang. Mohonkan syafaat bagi kami kepada Tuhan mu apakah kamu tidak melihat keadaan kami?" Lalu Musa menjawab: "Sesungguhnya Tuhan ku benar-benar marah yang belum pernah marah sebelumnya seperti marahnya pada hari ini, dan sesudahnya Dia tidak akan marah seperti marahnya hari ini. Sesungguhnya aku telah membunuh jiwa yang saya tidak diperintah untuk membunuhnya, diri ku, diri ku, diri ku, pergilah kepada selain ku pergilah kepada Isa".

Lalu mereka mendatangi Isa dan berkata: "Hai Isa, kamu adalah utusan Allah dan kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam dan ruh dariNya dan kamu boleh mengajak bicara dengan orang di waktu dalam ayunan. Mohonkan syafaat untuk kami kepada Tuhan mu apakah kamu tidak melihat keadaan kami?" Beliau menjawab: "Sesungguhnya Tuhan ku benar-benar marah yang belum pernah marah sebelumnya tidak marah sepertinya dan sesudahnya tidak marah seperti marahnya pada hari ini, tanpa ia menyebut dosa, diri ku, diri ku, diri ku, pergilah kepada selain ku pergilah kepada Muhammad s.a.w".

Beliau bersabda: "Lalu mereka mendatangi Muhammad s.a.w dan berkata: "Hai Muhammad engkau utusan Allah dan akhir para nabi dan telah diampuni dosa-dosa mu yang tedahulu mahupun yang terkemudian, mohonkan syafaat bagi kami kepada Tuhan mu, apakah engkau tidak melihat keadaan kami?" Lalu aku berangkat pergi ke bawah Arsy lalu menjatuhkan diri bersujud kepada Tuhan ku kemudian Allah membukakan atas ku sebahagian puji-pujian dan sanjungan yang bagus atasNya sesuatu yang belum pernah Dia membukakannya atas seseorang sebelum ku kemudian difirmankan: "Hai Muhammad, angkatlah kepalamu mintalah nescaya kamu diberi dan mohonlah syafaat, nescaya kamu diberi syafaat!". Maka aku angkat kepala ku dan aku berkata: "Wahai Tuhan, umatku, umat ku, umat ku."

Lalu Allah berfirman: "Hai Muhammad, masukkanlah dari umatmu orang yang tidak terkena hisab dari pintu syurga sebelah kanan. Mereka bersekutu dengan orang-orang dalam pintu selain pintu kanan. Kemudian beliau bersabda: "Demi Dzat yang diri ku di tanganNya sesungguhnya jarak antara dua pintu dari pintu syurga seperti jarak antara Mekah dan Bushra (Bashrah)."

Sunan At-Tirmidzi Jilid 4. Hadith Nombor 2551.
 

No comments:

Post a Comment