Search This Blog

Loading...

Pages

January 22, 2015

Ini Pesan Rosululloh SAW Agar Wanita Terhindar dari Siksa Neraka

Ini Pesan Rosululloh SAW Agar Wanita Terhindar dari Siksa Neraka

Sahabat Muslimah VOA-Islam yang Shalih dan Shalihah...
Kehidupan dunia hanyalah sementara. Walaupun demikian, kehidupan di dunia menjadi penentu atas bahagia maupun sengsaranya manusia pada kehidupan kelak di akhirat. Alloh telah menciptakan surga dan neraka sebagai balasan bagi hamba-hambanya sesuai dengan amal yang dikerjakan ketika hidup di dunia.
Memang, menjadi penghuni surga maupun neraka bagi manusia telah ditakdirkan oleh Alloh. Sebenarnya manusia telah dianugerahi akal supaya berpikir dan diturunkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup serta diutusnya Rasul sebagai sarana untuk menyampaikan aturan-aturan untuk ditaati. Di sisi lain Alloh telah memberikan resep supaya takdir kita selalu dalam kebaikan. Resep tersebut adalah DO'A. Namun saat ini banyak manusia melalaikannya.

Sahabat muslimah...
Banyak dari hadits nabi yang menjelaskan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah wanita. Karena wanita memang tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Kalau sekiranya tidak ada yang berusaha meluruskannya maka kecenderungan wanita akan tumbuh dalam kebengkokan.
Namun jangan pesimis dulu wahai sahabat muslimah....
Di dalam Islam pastilah ada jalan keluar atau solusi selama nyawa belum di kerongkongan. Walaupun dosa setinggi gunung Uhud, maghfiroh Alloh jauh lebih tinggi. Walaupun dosa sebanyak butiran pasir dipantai, namun maghfiroh Alloh jauh tak berbilang. Walaupun wanita diciptakan dari tulang rusuk, namun pastilah ada cara untuk meluruskannya.
Sering yang menjadi inti permasalahan pada pribadi wanita hanyalah dua hal. Yaitu permasalahan hati dan harta. Berapa banyak dari sahabat muslimah yang meyakini atas kebenaran nasihat suaminya, namun masih membutuhkan waktu untuk menerimanya dan bahkan tidak jarang harus dilalui dengan ngambek atau cemberut dulu. Berapa banyak godaan atas wanita dikala masuk ke pasar atau super market. Tentulah godaan wanita lebih banyak. Dikala wanita kurang pandai menjaga harta dan mensyukuri atas nikmat Alloh, maka sesungguhnya itu awal dari bencana bagi wanita itu sendiri.
Sahabat muslimah...
Maka Rosululloh telah mengingatkan kepada seluruh wanita supaya memperbanyak Sodaqoh dan memperbanyak istigfar supaya terhindar dari siksa neraka. Memperbanyak shodaqoh supaya lebih pandai bersyukur dan terbiasa melihat golongan dari Hamba-Nya yang kurang mampu. Memperbanyak istigfar supaya kesalahan atas ekspresi maupun respon serta salahnya dalam berakhlaq tidak berulang atau bahkan menjadi kebiasaan. Rosululloh bersabda:
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ وَأَكْثِرْنَ الِاسْتِغْفَارَ فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ 

Dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: Wahai kaum wanita! Bersedekahlah kamu dan perbanyakkanlah istighfar. Karena, aku melihat kaum wanitalah yang paling banyak menjadi penghuni Neraka.(H.R Muslim).
Rasulullah menghimbau kepada wanita khususnya untuk gemar bersodaqoh, sebagai penyeimbang atas dosa yang yang kita perbuat supaya kita bisa selamat dari siksa neraka. Sodaqoh akan terasa berat jika tidak membekali diri dengan keyakinan yang benar. Yaitu dengan meyakini bahwa setiap apa yang kita miliki adalah titipan Alloh dan juga meyakini bahwa sesuatu yang kita shodaqohkan dengan benar dan ikhlas itulah yang akan bisa kita petik hasilnya diakherat kelak dan Alloh akan melipat gandakan hingga tujuh ratus kali lipat, subhanallah .....
Sahabat Muslimah...
Mari kita renungi dan kita bayangkan Rasulullah SAW adalah seorang yang maksum yaitu terjaga dan selamat dari siksa neraka serta dijamin masuk surga yang tertinggi derajatnya, namun beliau selalu beristigfar tidak kurang dari tujuh puluh kali dalam sehari.
Bagaimana dengan kita sahabat muslimah?
Berapa kali kita Beristigfar dalam sehari?
Kita adalah seorang wanita dan kebanyakan ahli neraka adalah wanita. Yakinlah, kalimat istighfar yang terucap dari bibir dengan menyertakan hati insyaAlloh akan mampu menggugurkan dosa-dosa yang kita perbuat atau sebagai penebus maghfiroh dari Alloh SWT sehingga kita bisa aman dari siksa-Nya.

عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعْ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Dari Abu Dzar ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda kepadaku: Bertakwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada dan ikutilah setiap keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapuskannya, serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.(H.R At Tirmidzi).

Tidaklah ada dari kita yang terbebas dari dosa, kecuali bila kita mendapatkan Syahid. Maka Patutlah kita harus selalu berlomba untuk berbuat kebaikan dan selalu memperbanyak istigfar.
Sahabat muslimah...
Alloh SWT maha pengampun dan akan mengampuni kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Tiada manusia yang terlepas dari salah dan lupa, dan manusia yang baik bukanlah mereka yang tidak pernah berbuat salah, namun mereka yang mampu bertobat atas kesalahannya dan mengharap maghfiroh dengan banyak shodaqoh dan juga beristighfar. Wallahu a'lam bisshowab. [ukhwatuna/voa-islam.com]
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/muslimah/2015/01/20/35132/ini-pesan-rosululloh-saw-agar-wanita-terhindar-dari-siksa-neraka/#sthash.XPNUDlBA.dpuf

January 18, 2015

Mengapa Umat Islam Jadi Sasaran Pemusnahan di Akhir Zaman?



DARI Ummul Mukminin Zainab binti Jahsy (isteri Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam), beliau berkata: "(Pada suatu hari) Rasulullah Shallallahu' Alaihi wa Sallam masuk ke dalam rumahnya dengan keadaan cemas sambil bersabda, 'La ilaha illallah, celaka (binasa) bangsa Arab dari kejahatan (malapetaka) yang sudah hampir menimpa mereka. Pada hari ini telah terbuka bahagian dinding Ya'juj dan Ma'juj seperti ini ', dan Baginda mencari hujung ibu jarinya dengan hujung jari yang sebelahnya (jari telunjuk) yang dengan itu mengisyaratkan seperti bulatan.

Saya (Zainab binti Jahsy) lalu bertanya, 'Ya Rasulullah! Apakah kami akan binasa, sedangkan di kalangan kami masih ada orang-orang yang soleh? '

Lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda,' Ya, jikalau kejahatan sudah terlalu banyak ', "(HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis di atas menerangkan, apabila di suatu tempat atau daerah sudah terlalu banyak kejahatan, kemungkaran dan kefasiqan, maka kebinasaan akan menimpa semua orang yang berada di tempat itu. Tidak hanya kepada orang jahat sahaja, tetapi orang-orang soleh juga akan dibinasakan, walaupun masing-masing pada hari qiamat akan diperhitungkan mengikut amalan yang telah dilakukan.

Oleh kerana itu segala bentuk kemungkaran dan kefasiqan hendaklah segera dibasrni, dan segala kemaksiatan hendaklah segera dirnusnahkan, supaya tidak terjadi malapetaka yang bukan sahaja akan menimpa orang-orang yang melakukan kernungkaran dan kejahatan tersebut, tetapi juga menimpa semua penduduk yang berada di tempat itu.

Dalam hadis di atas walaupun disebutkan secara khusus tentang bangsa Arab tetapi yang dimaksudkan adalah seluruh bangsa yang ada di dunia ini. Tujuan disebutkan bangsa Arab secara khusus kerana Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sendiri dari kalangan mereka, dan yang menerima Islam pada masa permulaan pengembangannya adalah kebanyakan dari kalangan bangsa Arab dan sedikit demi sedikit dari bangsa lain.

Begitu pula halnya dalam masalah yang berkaitan dengan perkembangan umat Islam banyak bergantung kepada maju-mundurnya bangsa Arab itu sendiri. Selain itu, bahasa rasmi Islam adalah bahasa Arab. Kemudian Ya'juj dan Majuj adalah dua bangsa (dari keturunan Nabi Adam As.) Yang dahulunya banyak mernbuat kerosakan di permukaan bumi, lalu batas daerah dan kediaman mereka ditutup oleh Zul Qarnain dan pengikut-pengikutnya dengan campuran besi dan tembaga, maka dengan itu mereka tidak dapat keluar, sehingga hampir tiba hari qiamat.

Maka pada masa itu dinding yang kuat tadi akan hancur dan keluarlah kedua-dua bangsa itu dari kediaman mereka, lalu kembali membuat kerosakan di permukaan bumi. Apabila peristiwa ini telah terjadi, itulah tanda hari qiamat sudah dekat.

*Sumber dari islampos.com

Kisah Syaitan Gemuk dan Syaitan Kurus


Suatu ketika Abu Hurairah ra.,salah seorang sahabat Nabi yang terkenal, bertemu dengan syaitan penggoda orang mukmin dan syaitan penggoda orang kafir. 

Syatan penggoda orang kafir itu gemuk, segar, rapi, dan memakai baju cantik. Sedangkan syaitan penggoda orang mukmin kurus, kering, kusut, dan tidak berpakaian.

Syaitan gemuk itu bertanya pada syaitan penggoda kaum mukmin yang kurus,

“Kenapa keadaanmu menyedihkan, kau kurus kering, kusut dan tidak berpakaian?”

Syaitan kurus menjawab, “Aku bertugas menggoda orang mukmin yang selalu berzikir dan membaca basmilah menyebut nama Allah. Ketika hendak makan dan minum ia membaca basmilah menyebut nama Allah, maka aku tetap lapar dan haus. Ketika memakai minyak ia menyebut nama Allah, maka aku tetap kusut. Dan ketika memakai baju ia juga menyebut nama Allah sehingga aku tetap tidak berpakaian! “

Syaitan gemuk menyahut, “Kalau begitu aku beruntung. Aku bersama orang kafir yang tidak pernah menyebut nama Allah. Pada waktu makan ia tidak menyebut nama Allah sehingga aku boleh makan bersamanya sampai puas. Ketika minum dia juga tidak menyebut nama Allah sehingga aku boleh ikut minum. Ketika memakai minyak ia tidak menyebut nama Allah sehingga aku ikut minyakkan. Dan ketika memakai pakaian ia tidak menyebut nama Allah sehingga aku ikut memakai pakaiannya.”

Begitulah, betapa agung faedah membaca basmilah. Syaitan tidak boleh ikut makan makanan orang yang membaca “Bismillahirrahmanirrahim !”

Malah dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda, bahawa rumah yang dibacakan basmilah maka setan tidak akan tinggal dan bermalam di dalamnya.

Baginda Rasulullah SAW mengajarkan agar umatnya memulakan segala perbuatan baiknya dengan membaca basmilah, menyebut nama Allah SWT. Agar perbuatannya itu benar-benar penuh berkah, tidak diganggu syatan dan mendapatkan redha dari Allah Yang Maha Rahman.

*Sumber dari blogtokwan.blogspot.com

January 11, 2015

Subhanallah, Inilah Manfaat Shalat Ashar


100108Eid1db

“PELIHARALAH segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wustha (ashar),” (al-Baqarah [2]: 238).
Rasulullah SAW bersabda: “Para malaikat mengawasi kalian dengan bergantian antara malam dan siang. Mereka kmudian berkumpul pada waktu shalat subuh dan shalat ashar. Lalu malaikat yang mngawasi di malam hari naik ke atas. Maka Tuhan bertanya meski Dia lebih tahu dari mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hamba-hamba-Ku?’ Para malaikat menjawab, ‘Ketika kami pergi, mereka sedang melaksanakan shalat. Dan ketika kami datang, mereka juga sedang melaksanakan shalat,’” (HR Bukhari).
“Siapa saja yang tidak melaksanakan shalat Ashar, maka amal perbuatannya akan hilang sia-sia,” (HR Bukhari).
Dalam shalat Ashar terdapat keutamaan yang besar, Rasulullah SAW menghubungkannya dengan shalat Subuh.
Mayoritas umat Islam mengakhiri pekerjaan mereka setelah shalat Ashar tiba . Dengannya, shalat Ashar dapat menjadi penyembuhan efektif dari segala sesuatu yang dilalui pada hari itu, seperti kendala-kendala emosional, ketegangan, dan kelelahan.
Mayoritas kaum muslimin membagi aktivitas mereka menjadi dua tahap. Tahap kedua ini dimulai setelah shalat Ashar.
Oleh sebab itu, termasuk manfaat shalat Ashar adalah mengusir kemalasan, memulihkan tubuh setelah makan, tidur, dan beristirahat, memulihkan peredaran darah, meratakan penyebaran aliran darah pada seluruh anggota tubuh, serta menyalurkan energi yang dibutuhkan untuk memulai pekerjaan. [rki/kl]

December 25, 2014

KEHINAAN BAGI ANAK YANG TIDAK BERBUAT BAIK KEPADA IBUBAPA

Bismillaa hir rohma nir rohim
SANTAPAN ROHANI - PAGI KHAMIS 2014:
KEHINAAN BAGI ANAK YANG TIDAK BERBUAT BAIK KEPADA IBUBAPA
Abu Hurairah radhiallahu 'anh berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:
“SUNGGUH HINA, SUNGGUH HINA, SUNGGUH HINA!”.. Baginda ditanya: “Siapakah wahai Rasulullah (yang hina itu)?” Baginda menjawab: “Orang yang mendapati orang tuanya dalam keadaan tua, sama ada salah seorang atau kedua-duanya, kemudian dia tidak dapat memasuki syurga..”….(HR Muslim)…
Apabila ibubapa kita mencapai umur lanjut, lazimnya CABARAN UNTUK BERBUAT BAIK KEPADA MEREKA MENJADI LEBIH TINGGI…. Ini kerana umur yang lanjut selalunya sinonim dengan SIFAT YANG LEBIH CEREWET, CELOTEH YANG PELBAGAI, kedegilan yang menjadi-jadi dan kesihatan yang semakin berkurang…
MAKA JIKA KITA DAPAT BERSABAR dengan cabaran-cabaran yang kian bertambah ini, maka ia sebenarnya MEMUDAHKAN LAGI LALUAN KITA KE SYURGA… Manakala JIKA KITA TIDAK DAPAT BERSABAR, maka ia sebenarnya menyukarkan lagi laluan ke syurga….
BERDASARKAN hadith di atas, boleh lah kita umpamakan IBUBAPA YANG SUDAH TUA SEBAGAI PENJAGA PINTU SYURGA… Jika kita bersabar dan terus beristiqamah berbuat baik kepada ibubapa, maka MEREKA AKAN MEMBUKA PINTU SYURGA kepada kita…. Sebaliknya jika kita hilang sabar dan tidak berbuat baik kepada ibubapa, maka MEREKA AKAN MENUTUP PINTU SYURGA tersebut daripada kita….
Firman Allah SWT maksudnya : “DAN RENDAHKANLAH DIRIMU TERHADAP IBU DAN BAPA KAMU dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, 'WAHAI TUHANKU, SAYANGILAH KEDUANYA sebagaimana mereka telah mengasihi aku pada waktu aku kecil'.” (Surah al-Isra’ ayat 24)… Wallahu a'lam....
*GAMBAR HIASAN SAHAJA*.....

December 24, 2014

Tangan yang Tak Akan Pernah Disentuh Api Neraka



DIRIWAYATKAN, pada saat itu Rasulullah baru tiba dari perang Tabuk. Banyak sahabat yang ikut beserta Nabi dalam peperangan ini. Tidak ada yang tertinggal kecuali orang-orang yang berhalangan dan ada uzur.

Saat mendekati kota Madinah, di salah satu sudut jalan, Rasulullah berjumpa dengan seorang tukang batu. Ketika itu Rasulullah melihat tangan buruh tukang batu tersebut melepuh, kulitnya merah kehitam-hitaman seperti terpanggang matahari.

Rasulullah bertanya, “Kenapa tanganmu kasar sekali?”

Si tukang batu menjawab, “Ya Rasulullah, pekerjaan saya ini membelah batu setiap hari, dan belahan batu itu saya jual ke pasar, lalu hasilnya saya gunakan untuk memberi nafkah keluarga saya, karena itulah tangan saya kasar.”

Rasulpun menggenggam tangan itu, dan menciumnya seraya bersabda, “Hadzihi yadun la tamatsaha narun abada”, ‘inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka selama-lamanya‘.”

SELENGKAPNYA: http://www.islampos.com/tangan-yang-tak-akan-pernah-disentuh-api-neraka-107645/

Misteri Sungai Euphrat Di Iraq



Dalam sebuah hadits disebutkan, “Hampir tiba masanya, sungai Euphrat surut menyingkapkan pembendaharaan emas. Siapa yang menghadirinya, janganlah mengambilnya sedikitpun.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Ubay bin Ka’ab: “Hampir tiba masanya, sungai Euphrat surut menyingkapkan gunung emas. Jika orang-orang mendengar hal itu, mereka berjalan ke sana. Maka orang-orang yang ada di sana mengatakan, “Jika kita membiarkan orang-orang mengambilinya, mereka pasti akan mengambil seluruhnya,” Beliau bersabda, “Maka, mereka bertempur di atasnya, sehingga setiap seratus orang terbunuh sembilan puluh sembilan.” [HR. Muslim]

Ibnu Hajar dalam menyarahkan hadist ini mengatakan bahwa surutnya air sungai Euphrat akan terjadi menjelang kemunculan Al-Mahdi

Rasulullah saw bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sehingga sungai Euphrat surut menyingkapkan gunung emas, di atasnya orang-orang berperang, sehingga setiap seratus orang akan terbunuh sembilan puluh sembilan. Setiap orang dari mereka mengatakan: “Mudah-mudahan, akulah orang yang selamat itu.” [HR. Ahmad]

Syaikh Yusuf al Wabil mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ‘gunung emas’ di sini bukanlah minyak bumi sebagai mana pendapat Abu ‘Ubaiyyah dalam ta’liqnya terhadap kitab An-Nihayah Fil Fitan (1:208) karya Ibnu Katsir, dengan beberapa alasan sebagai berikut:

a. Bahwa dalam nash hadist itu disebutkan lafal “jabal min dzahab” (gunung emas), sedang minyak bumi bukan emas secara hakiki, karena emas merupakan tambang yang sudah dikenal.

b. Bahwa Nabi saw memberitahukan bahwansanya air sungai itu akan menyingkap gunung emas yang dilihat orang, sedangkan minyak bumi itu digali dari dalam bumi dari kedalaman yang amat dalam dengan menggunakan alat-alat.

c. Bahwa Nabi saw mengkhususkan sungai Furat (Euphrat) dengan keistimewaan ini, tanpa menyertakan laut dan sungai lain, sedang minyak bumi digali dari laut dan dari darat di berbagai tempat sebagaimana yang kita lihat.

d. Nabi saw memberitahukan bahwa orang-orang akan berperang di sisi pembendaharaan ini, dan tidak diberitakan bahwa mereka berperang ketika digalinya minyak bumi dari Furat (Euphrat) atau lainnya. Bahkan Nabi saw melarang orang yang mendatanginya, sebagaimana disebutkan dalam riwayat laindari Ubay bin Ka’ab r.a, ia berkata, “Manusia senantiasa berselisih dan bersitegang urat leher dalam mencari kekayaan duniawi …, sesungguhnya saya pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Tidak akan datang hari kiamat sehingga sungai Euphrat menyingkap gunung emas, maka barangsiapa yang datang kepadanya, janganlah ia mengambil susuatu darinya. [Shahih Muslim, Kitab Al-Fitan wa Asyrathus-Sa’ah, Bab Laa Taquumu As-Sa’atu Hatta Yahsira Al-Furat ‘an Jabal min Dzahab 18:19]

Orang yang menafsirkan “gunung emas” ini dengan minyak bumi, maka sebagai konsekuensinya ia harus menetapkan dilarangnya mengambil minyak bumi ini (karena di dalam hadits tersebut Rasulullah saw melarang seseorang mengambil sesuatu darinya – Penj.), padahal tidak ada seorangpun yang berani mengatakan demikian.

Al-Hafizh Ibnu Hajar menguatkan pendapat yang mengatakan bahwa dilarangnya mengambil emas ini disebabkan hal ini dapat menimbulkan fitnah dan peperangan. [Fathul-Baari 13:81]. Selengkapnya lihat: Tanda-tanda kiamat, Syaikh Yusuf Al Wabil hal 159-160]

SELENGKAPNYA: http://www.islampos.com/misteri-sungai-euphrat-di-iraq-38792/

December 23, 2014

SIFAT AHLI SYURGA

Bismillaa hir rohma nir rohim
SANTAPAN ROHANI - PAGI SELASA 23 DISEMBER 2014:
SIFAT AHLI SYURGA
SEWAKTU BERADA DI DALAM MASJID, Rasulullah SAW bersabda kepada sahabat, "SEBENTAR LAGI, SEORANG PENGHUNI SYURGA AKAN MASUK."... Mendengar itu, semua mata tertumpu ke pintu masjid... Dalam fikiran para sahabat, terbayang watak orang yang luar biasa, yang hebat, dan punya nama yang besar... TIBA-TIBA MASUKLAH SEORANG LELAKI BIASA, YANG MUKANYA MASIH BASAH DENGAN AIR WUDUK.... Ia bukan orang terkenal.... Dia ialah ABU UMAMAH IBNU JARRAH r.a.... Keesokan harinya, peristiwa serupa berulang, demikian pula hari ketiga... Para sahabat merasa hairan, amalan apa yang dilakukan, hingga Rasulullah SAW menyebutnya CALON PENGHUNI SYURGA...
Sahabat ABDULLAH BIN AMR BIN 'ASH r.a, meminta izin kepada Abu Umamah untuk menginap tiga hari di rumahnya, untuk memperhatikan cara amalannya.... Namun tidak ada satu pun yang istimewa.... Ibadatnya pun biasa saja.... Pasti ada sesuatu yang disembunyikan.... Lalu Abdullah pun bertanya: “AMAL APAKAH YANG ENGKAU LAKUKAN, SEHINGGA RASULULLAH SAW MEMANGGILMU CALON PENGHUNI SYURGA? “... Jawab Abu Umamah: "Apa yang engkau lihat, itulah."... Abdullah rasa kecewa dengan jawapan itu... Ketika dia hendak pergi, tiba-tiba ABU UMAMAH berkata: "Wahai saudaraku, sesungguhnya AKU TIDAK PERNAH IRI HATI DAN DENGKI terhadap nikmat yang Allah berikan kepada orang lain.... SEBELUM TIDUR, aku selalu BERSIHKAN HATI daripada ujub, takbur, dengki dan rasa dendam."....
KEBERSIHAN HATI ADALAH KUNCI UNTUK MEMBUKA PINTU SYURGA... Sekecil mana pun amalan, tetap akan dapat memasukkan orang ke syurga, asalkan ia memiliki hati bersih... Sebaliknya, sebanyak mana pun amalan, tidak akan bererti sama sekali apabila kita memiliki hati penuh penyakit...
ABU UMAMAH LAYAK DICONTOHI... IA BUKAN SAHABAT TERKENAL SEPERTI ABU BAKAR AS-SIDDIQ, UMAR BIN KHATTAB, USMAN BIN 'AFFAN ATAU ALI BIN ABI TALIB.... Ibadatnya tidak tersohor seperti Abu Darda', Abdul Rahman bin 'Auf, Salman al-Farisi, juga beberapa sahabat lainnya.... Namun darjatnya di mata Allah dan Rasul-Nya demikian tinggi, hingga Rasulullah SAW menyatakan ia sebagai calon penghuni syurga kerana HATINYA BERSIH daripada penyakit, kebencian, HASAD DENGKI, BURUK SANGKA dan dendam... Wallahu a'lam......

December 21, 2014

KISAH KELEBIHAN BERSELAWAT KE ATAS RASULULLAH S.A.W


Rasulullah S.A.W telah bersabda bahawa, "Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku.
Berkata Jibril A.S. : "Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca selawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar."
Berkata pula Mikail A.S. : "Mereka yang berselawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu."
Berkata pula Israfil A.S. : "Mereka yang berselawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah S.W.T dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah S.W.T mengampuni orang itu."
Malaikat Izrail A.S pula berkata : "Bagi mereka yang berselawat ke atasmu, akan aku cabut roh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut roh para nabi-nabi."
Apakah kita tidak cinta kepada Rasulullah S.A.W.? Para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang berselawat ke atas Rasulullah S.A.W.
Dengan kisah yang dikemukakan ini, kami harap para pembaca tidak akan melepaskan peluang untuk berselawat ke atas junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W. Mudah- mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah, Rasul dan para malaikat.

September 12, 2014

Sebaik-baiknya manusia adalah generasiku

Sebaik-baiknya manusia adalah generasiku (Rasulullah dan Sahabat), kemudian generasi yang datang sesudah mereka (Tabi’in), kemudian yang datang sesudah mereka (Tabi’ut Tabi’in)……” (Hadits)