Search This Blog

Pages

January 25, 2011

Kesabaran Seorang Nabi dan Rasul

Dari Abdullah r.a, katanya: “Seolah-olah saya melihat Nabi s.a.w menceritakan seseorang di antara nabi–nabi yang dipukul oleh kaumnya hingga mengalir darahnya dan nabi itu menghapuskan darah di mukanya sambil berdoa: “Wahai Tuhan! Ampunilah kiranya kaumku kerana sesungguhnya mereka belum tahu.”
(Bukhari)
Huraian:
Kebenaran (hak) itu datangnya daripada Allah S.W.T. Pemimpin kebenaran khususnya para rasul wajib menyampaikan kebenaran itu kepada seluruh manusia. Bahkan salah satu sifat wajib bagi rasul ialah menyampaikan (tabligh). Mereka tidak boleh menyembunyikan kebenaran walaupun satu huruf.
Apabila datang penentangan terhadap yang hak itu, maka kebenaran sikap mereka tetap tidak berubah, melainkan terus mencari jalan bagaimana kebenaran itu boleh sampai dan diterima oleh para penentang. Sekiranya sudah tidak ada lagi jalan untuk penentangnya menerima kebenaran, maka didoakannya pula. Doanya kepada penentang ialah agar menerima kebenaran dan Tuhan ampunkan segala kesilapan dan dosa-dosa mereka.
Begitulah mulianya hati dan jiwa insan yang Allah anugerahkan sebagai pemimpin umat. Inilah hati para rasul. Lihatlah sikap Rasulullah s.a.w yang memaafkan penduduk Thaif yang menghina baginda. Malah baginda mendoakan agar mereka nanti akan menerima kebenaran dan beriman kepada Tuhan suatu masa kelak.

January 24, 2011

Maut Pun Disembelih



Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al Khudri ra. :
Rasulullah Saw pernah bersabda, "pada hari kiamat, maut akan dibawa maju ke depan dalam bentuk biri-biri jantan berwarna hitam dan putih. kemudian sang penyeru akan memanggil, 'wahai para penghuni surga'. mereka akan memutar leher mereka dan melihat dengan hati-hati. yang memanggil akan berkata, 'tahukah kalian apa ini?' mereka berkata,'ya. Maut'. pada saat itu mereka semua dapat melihatnya.
kemudian akan diumumkan kembali, 'wahai para penghuni neraka!'. mereka akan memutar leher mereka dan melihat dengan hati-hati. yang memanggil akan berkata, 'tahukah kalian apa ini?' mereka akan berkata, 'ya. Maut'. dan pada saat itu mereka dapat melihatnya.
kemudian biri-biri jantan itu akan disembelih dan sang penyeru akan berkata, 'wahai penghuni surga! keabadian (untuk kalian) dan tak ada kematian. wahai penghuni neraka! keabadian (untuk kalian) dan tak ada kematian'".
kemudian Nabi Saw membacakan ayat berikut : Berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, ketika segala perkara diputuskan. mereka dalam kelalaian dan mereka tidak pula beriman. (QS. Maryam [19]:39)

Syafaat Nabi Muhammad Saw

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. : Rasulullah Saw pernah bersabda, "untuk setiap nabi ada doa (khusus) yang dikabulkan Allah dan aku akan menyimpannya sebagai syafa'ah untuk umatku di akhirat".

January 23, 2011

Wasiat Nabi


Ubadah bin Somit r.a telah berkata, Kekasihku Rasulullah s.a.w telah mewasiatkan kepadaku tujuh perkara.
Sabda Baginda s.a.w, " Janganlah menyengutukan Allah dengan sesuatu apapun, walaupun kamu akan dibunuh atau dibakar atau disalib. Jangan meninggalkan Solat dengan sengaja, kerana sesiapa meninggalkan Solat dengan sengaja akan terkeluar daripada agama Islam. Jangan melakukan maksiat, kerana perbuatan itu akan menyebabkan kemurkaan Allah dan jangan minum arak, kerana perbuatan ini adalah ibu segala maksiat.?
( H.R Imam Tabrani )

Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan.

Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cubaan. Sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Tirmidzi)

January 22, 2011

Larangan lalu depan orang sembahyang


Baginda Rasulullah S. A. W. bersabda .......

"Apabila salah seorang dari kamu menghadap sesuatu yang dapat menutupinya dari orang, kemudian ada orang yang LALU di hadapannya, maka hendaklah ia MENOLAKNYA dari tubuh sebelah atas badannya. Jika orang yang lalu itu MEMBANGKANG, maka PERANGILAH ia kerana sesungguhnya ia adalah SYAITAN .........." 

January 21, 2011

Diturunkannya keridaan Allah kepada penghuni surga, maka dia tidak akan murka kepada mereka selamanya




  • Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.:
    Bahwa Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya Allah berfirman kepada penghuni surga: Hai penghuni surga! Mereka menjawab: Kami penuhi seruan-Mu wahai Tuhan kami, dan segala kebaikan ada di sisi-Mu. Allah melanjutkan: Apakah kalian sudah merasa puas? Mereka menjawab: Kami telah merasa puas wahai Tuhan kami, karena Engkau telah memberikan kami sesuatu yang tidak Engkau berikan kepada seorang pun dari makhluk-Mu. Allah bertanya lagi: Maukah kalian Aku berikan yang lebih baik lagi dari itu? Mereka menjawab: Wahai Tuhan kami, apa yang lebih baik dari itu? Allah menjawab: Akan Aku limpahkan keridaan-Ku atas kalian sehingga setelah itu Aku tidak akan murka kepada kalian untuk selamanya. (Shahih Muslim No.505
    7)

January 20, 2011

Dunia adalah terlaknat


[Daripada Abu Hurairah radiallahu`anhu katanya: Aku mendengar Rasulullah sallallhu`alaihwasallam bersabda:


أَلَا إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ مَلْعُونٌ مَا فِيهَا إِلَّا ذِكْرُ اللَّهِ وَمَا وَالَاهُ وَعَالِمٌ أَوْ مُتَعَلِّمٌ



“Ingatlah, dunia adalah terlaknat, terlaknat semua yang ada di dalamnya. Kecuali orang yang berzikir kepada Allah, yang
bersahabat dengannya dan orang alim (ulama) atau orang yang belajar agama.”

Hadith Hasan Riwayat Tirmidzi no:2244, Ibn Majah no:4112, Lihat Misykat al-Masobih no:5176

January 19, 2011

HARTA RIBA TERDAPAT DI MANA-MANA



Dari Abu Hurairah Ra. Dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:  “Akan tiba suatu zaman, tidak ada seorang pun kecuali dia terlibat dalam memakan harta riba. Kalau dia tidak memakannya secara langsung, dia akan terkena debunya.” (HR. Ibnu Majah)

Keterangan

Kandungan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ini sangat jelas terjadi di hadapan mata kita pada hari ini.

ZAMAN ORANG TIDAK PEDULI DARIMANA DATANGNYA HARTA



Dari Abu Hurairah Ra. Dia berkata: Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam; “Akan datang suatu zaman di mana seseorang tidak mempedulikan darimana dia mendapatkan harta, apakah dari sumbernya  adalah  halal atau pun haram.” (HR. Nasa’i)

Keterangan

Zaman sekarang merupakan zaman ketandusan rohani dan zaman materialis, segala sesuatu dinilai dengan harta. Manusia berkelahi untuk memperolehi sebanyak mungkin harta kekayaan. Mereka tidak mempedulikan dari mana datangnya harta yang dimiliki, apakah dari sumber yang halal atau dari sumber yang haram. Yang penting,  harta dapat dikumpulkan sebanyak-banyaknya untuk memenuhi kehendak nafsu atau pun untuk mengikuti kemauan isteri atau anak-anaknya.